Tidak
menyangka, akhirnya saya berkesempatan mengunjungi Kabupaten Ende, Flores, NTT
untuk berdinas selama tiga hari. Beruntung selama masa dinas, hawa di Kota
Ende sedang sejuk. Tidak hujan dan tidak terik. Teduh. Hawa macam ini semakin
menonjolkan pesona kota Ende yang memang sudah cantik dari sananya. Selain
berdinas, selama tiga hari ini pula saya berjalan-jalan singkat ke
beberapa lokasi berikut:
 |
| Tampak Depan Toko Keripik 'MS' |
1. Toko Keripik MS
Di daerah Perumnas, tepatnya di Jl. Kokos Raya No. 50 Terdapat industri rumah tangga yang menjual keripik ubi Nuabosi. Nama tokonya: ‘MS’, akun twitter: @keripik_ms, telpon: 081237977755. Ubi (baca: singkong dalam sebutan orang Jawa) Nuabosi adalah hasil alam yang khas di daerah Ende. Bentuknya sama seperti singkong pada umumnya namun memiliki tekstur yang sangat lembut seperti tidak berserat. Keripik hasil olahan ubi Nuabosi ini juga bertekstur lembut, renyah dan enak! Ubi ini hanya bisa tumbuh di tanah hitam bukan tanah merah seperti singkong biasanya.
 |
| Penjual Ubi Nuabosi di Pasar Ende |
2. Pasar dan Pelabuhan Ende
Pasar dan pelabuhan Ende terletak bersebelahan. Di pasar Ende saya membeli ubi Nuabosi yang harga satu ikatnya (10 buah) hanya Rp. 10.000! Daging buahnya benar-benar lembut! Di pasar ini juga kita bisa membeli kain tenun ikat dengan motif-motif yang sangat cantik dengan harga bervariasi. Tapi toko kainnya baru buka mulai pukul 17.00 Wita. Disebelah pasar terdapat pelabuhan Ende. Lagi-lagi pemandangan alam yang cantik yang bisa dilihat dari sini, diantaranya pemandangan pulau Ende yang berbentuk seperti parang. Sebagai informasi, di Ende, parang dipegang dengan posisi mata parang menghadap ke atas bukan ke bawah sebagaimana masyarakat Jawa memegang parang.
 |
| Pelabuhan Ende |
3. Mie Ayam Sari Rasa
Warung Mie Ayam Sari Rasa terletak tidak jauh dari hotel tempat saya menginap. Hanya sekitar 5 menit berjalan kaki dari hotel. Mie yang dijual disini ternyata bikinan sendiri dan tanpa vetsin, jadi rasa mie-nya agak hambar, tapi dijamin sehat! Selain itu, untuk menjamin kualitas rasa mie-nya, air rebusan mie-nya secara rutin diganti. Alamat warungnya di Jl. Kelimutu – Ende, telpon: 038121587.
 |
| Rumah Pengasingan Bung Karno |
4. Rumah Pengasingan Bung Karno
Walaupun tidak bisa masuk karena sedang di renovasi, lumayan lah bisa lihat-lihat dari depan rumah pengasingan Bung Karno ini. Rumahnya sederhana, tapi tampak rapi.
 |
| Pasar Senggol |
5. Pasar Senggol
Nama sebenarnya adalah pasar Potulando Ende. Pasar ini ramai dan aktif saat malam hari. Di pasar ini, kita bisa membeli pisang Baranga, hasil alam khas Ende selain ubi Nuabosi. Penampakan luar pisang Baranga sama dengan pisang pada umumny, namun rasanya lebih manis dan tidak kecut sama sekali. Pilihlah pisang Baranga yang ada bintik-bintik merah di kulitnya karena itulah pisang yang sudah masak. Harganya hanya Rp. 15.000 per tandan.
 |
| Pisang Baranga |
itu kan papan nama ms aku yg desain looh..
ReplyDeleteitu papan nama keripik ms aku yg bikin looh..hhhee
ReplyDeleteOh iya ya Mas? Hehehe....
ReplyDelete