Monday, February 18, 2013

Sepuluh Jam Di Pulau Bali (1)


Pada Desember 2012 lalu, saya kembali berdinas untuk kesekiankalinya di Denpasar. Entah terkena angin apa, pada saat pertemuan perencaan, pimpinan saya bilang “extend aja, boleh loh, jalan-jalan lah, biar santai dikit.” Wohhhoooooowwww!!! Walaupun masih tidak percaya, saya tetap langsung menghubungi manajer kantor untuk perpanjangan waktu dinas. Dapatlah saya satu hari tambahan untuk menetap di Denpasar. Sesuai “pesan pimpinan”, waktu satu hari tambahan itu saya manfaatkan untuk berjalan-jalan seputar pulau Bali.   Walau cuma 10 jam, dengan biaya yang murah meriah, saya cukup dapat menikmati kegiatan “kabur” sejenak dari rutinitas ini. Selama 10 jam penuh, tempat-tempat yang bisa saya kunjungi adalah:

1. Pura Tanah Lot

Tanah Lot artinya tanah yang lunak. Ini merujuk pada daerah sekitar pura yang merupakan tanah pasir yang lunak bila terkena air pantai. Tiket masuk Pura Tanah Lot adalah Rp. 10.000. Untuk mendekat ke area pura, kita diharuskan “membersihkan diri” menggunakan Air Suci Tanah Beji. Dalam proses membersihkan diri tersebut, akan ada pendeta yang memandu. 

Tempat Membersihkan Diri Di Air Suci Tanah Beji


Teman Saya Yang Menjalani Prosesi Mensucikan Diri
Untuk mengabadikan foto Pura Tanah Lot, saya “menyingkir” ke area pura-pura lain yang letaknya di sebelah kanan dari pintu masuk area pura (bukan pintu masuk utama). Dari lokasi tersebut, karena cukup tinggi, saya dapat dengan leluasa mengambil beberapa foto Pura Tanah Lot bahkan foto area laut dan salah satu pura lain yang menurut saya unik, yaitu Pura Batu Bolong. 

Pura Tanah Lot

Saya Dan Pura Tanah Lot

Pura Batu Bolong
Selepas keliling area Pura Tanah Lot, jangan lupa untuk jajan kelepon yang ditawarkan disepanjang jalan keluar menuju parkiran mobil. Kata orang, kelepon yang dijual di daerah ini paling enak dibanding daerah lain di Bali. Harganya pun murah, hanya Rp. 2.500 per bungkus. 

Klepon Yang Enak Banget!!!

2. Pantai Nusa Dua

Pantai Nusa Dua adalah lokasi yang tepat untuk olah raga air. Sebenarnya, ada beberapa olah raga air yang ingin sekali saya coba, tapi karena kondisi yang tidak memungkinkan, terpaksa saya batalkan. Hiks hiks hiks. Tapi bukan berarti saya nganggur saja di pantai, saya akhirnya menyewa kapal untuk menuju Turtle Island. Harga menyewa kapal ke Turtle Island adalah Rp. 250.000 per orang. Untungnya, sebelum menuju Turtle Island, kapal berhenti sebentar di area snorkeling sehingga saya bisa melihat ikan-ikan cantik di bawah kapal dan memberi makan ikan-ikan tersebut.

Pemandangan Dari Atas Kapal Menuju Turtle Island

No comments:

Post a Comment