Pada Desember 2012
lalu, saya kembali berdinas untuk kesekiankalinya di Denpasar. Entah terkena
angin apa, pada saat pertemuan perencaan, pimpinan saya bilang “extend aja,
boleh loh, jalan-jalan lah, biar santai dikit.” Wohhhoooooowwww!!! Walaupun
masih tidak percaya, saya tetap langsung menghubungi manajer kantor untuk
perpanjangan waktu dinas. Dapatlah saya satu hari tambahan untuk menetap di
Denpasar. Sesuai “pesan pimpinan”, waktu satu hari tambahan itu saya manfaatkan
untuk berjalan-jalan seputar pulau Bali. Walau
cuma 10 jam, dengan biaya yang murah meriah, saya cukup dapat menikmati
kegiatan “kabur” sejenak dari rutinitas ini. Selama 10 jam penuh, tempat-tempat
yang bisa saya kunjungi adalah:
1. Pura Tanah Lot
Tanah
Lot artinya tanah yang lunak. Ini merujuk pada daerah sekitar pura yang
merupakan tanah pasir yang lunak bila terkena air pantai. Tiket masuk Pura
Tanah Lot adalah Rp. 10.000. Untuk mendekat ke area pura, kita diharuskan
“membersihkan diri” menggunakan Air Suci Tanah Beji. Dalam proses membersihkan
diri tersebut, akan ada pendeta yang memandu.
| Tempat Membersihkan Diri Di Air Suci Tanah Beji |
| Teman Saya Yang Menjalani Prosesi Mensucikan Diri |
Untuk mengabadikan foto Pura
Tanah Lot, saya “menyingkir” ke area pura-pura lain yang letaknya di sebelah
kanan dari pintu masuk area pura (bukan pintu masuk utama). Dari lokasi
tersebut, karena cukup tinggi, saya dapat dengan leluasa mengambil beberapa
foto Pura Tanah Lot bahkan foto area laut dan salah satu pura lain yang menurut
saya unik, yaitu Pura Batu Bolong.
| Pura Tanah Lot |
| Saya Dan Pura Tanah Lot |
| Pura Batu Bolong |
Selepas keliling area Pura Tanah Lot, jangan
lupa untuk jajan kelepon yang ditawarkan disepanjang jalan keluar menuju
parkiran mobil. Kata orang, kelepon yang dijual di daerah ini paling enak
dibanding daerah lain di Bali. Harganya pun murah, hanya Rp. 2.500 per bungkus.
| Klepon Yang Enak Banget!!! |
2. Pantai Nusa Dua
Pantai
Nusa Dua adalah lokasi yang tepat untuk olah raga air. Sebenarnya, ada beberapa
olah raga air yang ingin sekali saya coba, tapi karena kondisi yang tidak
memungkinkan, terpaksa saya batalkan. Hiks hiks hiks. Tapi bukan berarti saya
nganggur saja di pantai, saya akhirnya menyewa kapal untuk menuju Turtle
Island. Harga menyewa kapal ke Turtle Island adalah Rp. 250.000 per orang.
Untungnya, sebelum menuju Turtle Island, kapal berhenti sebentar di area snorkeling
sehingga saya bisa melihat ikan-ikan cantik di bawah kapal dan memberi makan
ikan-ikan tersebut.
| Pemandangan Dari Atas Kapal Menuju Turtle Island |
No comments:
Post a Comment