Monday, March 31, 2014

Dua Kali Jatuh Cinta Dengan Kecantikan Alam Labuan Bajo (1)

Tidak menyangka saya berkesempatan lagi untuk berlibur di Labuan Bajo. Pada liburan kali ini saya datang dengan 5 orang kawan. Berbeda dengan liburan di Labuan Bajo sebelumnya, saya hanya pergi sendirian. Kapal yang saya gunakan juga lebih besar dari sebelumnya. Walaupun sama-sama berlokasi di Labuan Bajo, liburan saya kali ini punya rasa yang berbeda. Agak mewah sedikit lah dibanding liburan lalu yang benar-benar a la backpacker, he-he-he.

Hampir mirip dengan kunjungan wisata di Labuan Bajo sebelumnya, lokasi liburan saya kali ini masih banyak mengambil tempat di Perairan Komodo walaupun dengan rute yang berbeda. Mau tahu kemana saja saya berjalan-jalan selama 2 hari masa liburan? Berikut liputannya:    




1. Pulau Kanawa

Saya menyebut hari pertama dalam masa liburan ini dengan “snorkeling day”. Jelang dos, karena pada hari pertama ini, saya melakukan snorkeling seharian penuh di beberapa titik di Perairan Komodo. Titik pertama yang saya kunjungi adalah Pulau Kanawa. Pulau mungil yang cantik ini punya “hadiah istimewa” bagi para pengunjung yang ingin menikmati pemandangan di lepas pantainya. Di area laut dangkal persis di tepi pantai, saya riang gembira sekali karena bisa menikmati sekitar 10 hiu kecil berenang kesana kemari  bermain-main dengan ikan-ikan kecil lainnya.  

Area Masuk Pulau Kanawa

Peraturan Snorkeling di Pulau Kanawa

Area Duduk yang Teduh di Pulau Kanawa

Anak Hiu Berrenang-renang di antara Ikan-Ikan Kecil

Anak Hiu Berrenang-renang di antara Ikan-Ikan Kecil

Maju sedikit ke area yang labih dalam, saya bisa melihat bintang-bintang laut berwarna-warni. Bentuknya gendut dan besar, tidak seperti bintang laut yang pernah saya lihat sebelumnya. Saya juga bisa lihat ikan, mulai dari yang berukuran kecil hingga sedang dan berwarna-warni, berenang-renang kesana kemari. Agak ke tengah laut, saya bisa lihat taman laut yang cantik walaupun terumbu karangnya terpencar di mana-mana.

2. Manta Point

Snorkeling di Manta Point adalah pengalaman baru dan menantang bagi saya. Bagaimana tidak, di titik ini saya harus melompat dari kapal langsung ke laut. Tidak ada dermaga. Tidak ada pantai. Di titik ini, kata Pak Mat sang kapten, kapal tidak boleh berhenti dan melempar sauh karena akan merusak terumbu karang.


Pose Sebelum Lompat ke Laut

Narsis Ria di tengah Laut

Sesuai namanya, Manta Point adalah titik untuk melihat Manta, sejenis ikan pari besar yang memiliki pola tutul unik di area perutnya. Manta punya ukuran lebar mulai 3 – 5 meter. Menurut Pak Mat, bila Manta membuka mulutnya yang lebar, kita bisa bermain-main di dalamnya.

Saat snorkeling di Manta Point, saya berhasil melihat 3 ekor Manta. Selain itu, di titik ini pula saya sangat gembira ria karena berhasil melihat penyu dan taman laut yang sangat luas dan cantik.

3. Pulau Sebayur

Sebenarnya saya tidak mampir ke Pulau Sebayur ini sih. Tapi saat berlayar menuju Gili Laba, Pulau Sebayur ternyata merupakan rute yang kami lewati. Dari kejauhan dapat terlihat Komodo Resort yang sangat terkenal hingga manca negara dan terdiri dari 14 bungalow yang dari jauh saja sudah nampak keren banget. Bungalow itu seperti manggil-manggil minta didatengin. 

Komodo Resort Dari Kejauhan

Untuk info lengkap tentang Komodo Resort ini, silakan tengok websitenya http://www.komodoresort.com/

***Bersambung...

1 comment:

  1. waaahh... aku jadi ingin berkunjuuung jugaaaa nice review btw..

    ReplyDelete